Oportunisme dan Seni dari yang Mungkin

Pengantar Penerjemah Tulisan ini diterjemahkan dari Rosa Luxemburg, “Opportunism and the Art of the Possible” yang diterbitkan di Sächsische Arbeiterzeitung pada September 1898. Agak sulit mencari konteks persis dari artikel ini. Tetapi, dari buku Stanley Pierson, Marxist Intellectuals and the Working-Class Mentality in Germany, 1887–1912, kita bisa mengetahui keberadaan seorang aktivis Partai Sosial-Demokrasi Jerman (SPD)…

Read More

Blokade Hormuz dan Senjakala Dominasi Amerika

Tulisan ini pertama kali diterbitkan di hints.id pada 19 Mei 2026. Konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran tidak dapat direduksi sekadar respons terhadap ancaman keamanan atau isu nuklir, melainkan harus dipahami sebagai bagian dari pertarungan struktural dalam sistem kapitalisme global—khususnya terkait kontrol atas energi, mata uang, dan sirkulasi kapital. Sejak bergesernya nilai dollar…

Read More

Swakelola Buruh dalam Perspektif Sejarah

Artikel ini diterjemahkan oleh Mohamad Zaki Hussein dari tulisan asli James Petras yang berjudul “Worker self-management in historical perspective” http://petras.lahaine.org/?p=137. Dalam sejarah, WSM telah menjadi inti proyek sosialis, sejak pernyataan terkenal Karl Marx bahwa “pembebasan kaum buruh hanya bisa dicapai oleh kaum buruh itu sendiri.” Ini berarti WSM sebagai jalan menuju sosialisme bertentangan dengan sentralisme…

Read More

Pendidikan dalam Cengkraman Neoliberalisme

Mazhab neoliberalisme telah menempatkan pendidikan sebagai varian komoditas yang diperdagangkan secara terbuka yang mengikuti logika pasar. Dampak neoliberalisme ini tidak hanya berimbas pada ketimpangan akses dan mahalnya biaya pendidikan bagi masyarakat miskin. Mengutip data dari Peta Jalan Pendidikan 2025-2045, angka partisipasi kasar (APK) Perguruan Tinggi (PT) memang secara persentase mengalami peningkatan dari 13,10% tahun 2005…

Read More

“The Empire Did Nothing Wrong”: Hukum, Minyak, dan Kekerasan Imperium yang Tentu Selalu Benar

Memasuki awal tahun 2026, bahkan ketika usia tahun ini baru hitungan hari, mulai tampak sebuah pola kekuasaan yang bekerja secara paralel di tingkat nasional dan global. Pola ini ditandai oleh penggunaan hukum sebagai instrumen kriminalisasi terhadap warga yang bersikap kritis di dalam negeri, serta pembenaran kekerasan geopolitik di luar negeri atas nama stabilitas internasional. Di…

Read More

Kebohongan Narasi Bencana Alam di Sumatra, ini Kerusakan Lingkungan!

Apa yang terjadi di Sumatera hari ini bukanlah bencana alam. Hujan turun sebagai bagian dari siklus iklim yang alamiah, bukan ancaman. Yang menjadikannya bencana adalah kerusakan lingkungan yang berlangsung lama, terstruktur, dan dibiarkan terjadi. Bahwa banjir, banjir bandang, dan longsor bukan muncul karena alam murka, tetapi karena penyangga alam yaitu hutan, sungai, dan kawasan resapan…

Read More

Menolak Soeharto sebagai Pahlawan adalah Iman terhadap Demokrasi

“Considering Soeharto as a hero, a national hero for Indonesia, for me, feels a little bit like considering the idea of Donald Trump receiving the Nobel Peace Prize.” Itu adalah jawaban David Van Reybrouck dalam diskusi bukunya Revolusi di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, yang dihadiri sekitar 500 orang, ketika seorang pemuda bertanya tentang pendapatnya…

Read More

Film “Oh My Ghost Clients”, Ironi Kapitalisme Kontemporer

Di zaman ketika keadilan tak lebih dari komoditas, bahkan kematian pun tidak membebaskan. Ia tidak membuat mereka yang tereksploitasi benar-benar lepas, karena dalam sistem kapitalisme, kematian hanyalah akhir dari produktivitas. Serial Korea Oh My Ghost Clients (2025), membawa kita pada kisah Noh Mu-jin, seorang advokat buruh yang, setelah pengalaman mati suri, mulai melihat hantu-hantu buruh…

Read More

Belajar dari Kekalahan, Menimbang Ulang Strategi Perlawanan

Dalam halaman awal If We Burn, Vincent Bevins mengajukan pertanyaan besarnya: “Bagaimana mungkin begitu banyak gerakan protes massa justru menghasilkan sesuatu yang berlawanan dengan apa yang mereka tuntut?” (Bevins, 2023, hlm. 3). Pertanyaan tersebut berangkat dari analisisnya terhadap gelombang demonstrasi pada medio 2010-an di berbagai negara seperti Mesir, Brasil, Turki, dan Hong Kong, yang justru…

Read More
Back To Top