Pernyataan Sikap Gebrak Atas Tindakan Brutal dan Penangkapan Sewenang-wenang Kepolisian Pasca Aksi Agustus-September

Brutalitas aparat tidak berhenti pada saat aksi protes di bulan Agustus–September. Aksi itu telah memakan banyak korban jiwa. Nama-nama seperti Affan Kurniawan, Muhammad Akbar Basri (Abay), Sarinawati, Saiful Akbar, Rusdamdiansyah, Sumari, Rheza Sendy Pratama, Andika Lutfi Falah, dan Iko Juliant Junior menjadi saksi bisu dari keganasan negara. Hingga kini, masih ada dua orang, Farhan dan…

Read More

Pernyataan Sikap Kesatuan Perjuangan Rakyat pada Hari Tani Nasional 2025: Tanah, Kerja, dan Keadilan

Tidak ada tanah, kerja layak, dan keadilan untuk rakyat dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. Setelah hampir berjalan 1 tahun setelah dilantik pada 20 Oktober 2024, Asta Cita yang disodorkan sebagai visi misi masih menjadi pertanyaan besar dalam pelaksanaannya. Terlihat, program Swasembada Pangan, Swasembada Energi, Hilirisasi, dan Pengentasan Kemiskinan menjadi prioritasnya. Tentu, motornya adalah kebijakan bertenaga APBN. Beberapa…

Read More

Film “Oh My Ghost Clients”, Ironi Kapitalisme Kontemporer

Di zaman ketika keadilan tak lebih dari komoditas, bahkan kematian pun tidak membebaskan. Ia tidak membuat mereka yang tereksploitasi benar-benar lepas, karena dalam sistem kapitalisme, kematian hanyalah akhir dari produktivitas. Serial Korea Oh My Ghost Clients (2025), membawa kita pada kisah Noh Mu-jin, seorang advokat buruh yang, setelah pengalaman mati suri, mulai melihat hantu-hantu buruh…

Read More

Belajar dari Kekalahan, Menimbang Ulang Strategi Perlawanan

Dalam halaman awal If We Burn, Vincent Bevins mengajukan pertanyaan besarnya: “Bagaimana mungkin begitu banyak gerakan protes massa justru menghasilkan sesuatu yang berlawanan dengan apa yang mereka tuntut?” (Bevins, 2023, hlm. 3). Pertanyaan tersebut berangkat dari analisisnya terhadap gelombang demonstrasi pada medio 2010-an di berbagai negara seperti Mesir, Brasil, Turki, dan Hong Kong, yang justru…

Read More

Advancing Social Justice: Merombak Masa Depan Dunia Kerja dalam Dunia yang Terpolarisasi (Reportase Konfederasi KASBI dari ILC ke-113)

Geneva, Swiss – Konferensi Perburuhan Internasional (International Labour Conference/ILC) ke-113 sedang berlangsung pada 2-12 Juni 2025 di markas besar ILO dan Kantor PBB di Jenewa, Swiss. Sidang pleno ILC – ILO ke-113 dihadiri oleh Serikat Buruh dari sekitar 190 negara. Indonesia mendelegasikan serikat buruh yang diketuai oleh Jumhur Hidayat, perwakilan Serikat Buruh anggota LKS Tripartit…

Read More

Refleksi di Hari Kelahiran Pancasila Harusnya Mengingatkan Kita Tujuan Hidup Bersama, Bukan Malah Omon-Omon Antek Asing

“Ini selalu yang diharapkan oleh bangsa-bangsa asing. […] Ratusan tahun mereka datang, ratusan tahun mereka adu domba kita, sampai sekarang. Dengan uang, mereka membiayai LSM-LSM untuk mengadu domba kita. Mereka katanya penegak demokrasi, HAM, kebebasan pers, padahal itu adalah versi mereka sendiri.” Kata-kata di atas adalah sepenggal kalimat yang disampaikan Prabowo dalam memperingati Hari Kelahiran…

Read More

27 Tahun Reformasi: Reformasi Gagal, Iya! Tapi Kenapa? Lalu, Apa?

Narasi tentang kegagalan reformasi, kebangkitan kembali Orde Baru, dan memburuknya demokrasi Indonesia kembali bergema di berbagai ruang diskusi dan aksi gerakan rakyat sepanjang bulan Mei ini. Narasi ini tentu tidak muncul tanpa sebab. Ia lahir dari evaluasi atas capaian reformasi 1998 yang direfleksikan dalam konteks kondisi sosial-politik hari ini. Sebagai pengingat, berikut adalah tujuh tuntutan…

Read More

Setelah 27 Tahun Reformasi, Kita Butuh Partai Gerakan Rakyat!

Otoritarianisme Runtuh, Tapi Kapitalisme Tetap Berkuasa Reformasi 1998 merupakan momen penting dalam sejarah politik Indonesia. Ia menandai berakhirnya rezim otoriter Orde Baru. Namun, setelah 27 tahun berlalu, semakin jelas bahwa reformasi hanya berhasil menjatuhkan sosok—Soeharto—bukan sistem. Fondasi ekonomi-politik yang menopang kediktatoran tetap utuh, bahkan semakin menguat. Memang, demokrasi prosedural dibuka. Pemilu multipartai, kebebasan pers, dan…

Read More

Pernyataan Sikap GEBRAK: Mengecam Tindakan Represif Aparat dan Kriminalisasi terhadap Mahasiswa dalam AksiPeringatan 27 Tahun Reformasi

Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) mengecam keras tindakan represif aparat kepolisian dalam menangani aksi damai peringatan 27 tahun reformasi yang digelar mahasiswa Trisakti pada Selasa, 21 Mei 2025 di depan Balai Kota DKI Jakarta. Aksi yang dilakukan untuk memperingati 27 tahun reformasi dan mengenang gugurnya empat mahasiswa Universitas Trisakti dalam perjuangan reformasi 1998 justru berujung…

Read More
Back To Top